Pintu Ekonomi Babel Tersendat, DPRD Babel dan Wali Kota Bahas Masa Depan Pelabuhan Pangkalbalam

PANGKALPINANG, INLENS.id – Menindaklanjuti dalam rangka bagaimana mengembangkan Pelabuhan Pangkalbalam yang kita ketahui bersama-sama Pangkalbalam ini boleh dikatakan crowded.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Babel Taufik Rizani mengawali pembicaraan dengan Wali Kota Pangkalpinang di Residen Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Selasa, (10/2/2026) malam.
Didampingi beberapa anggota Komisi III, Taufik Rizani mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mengundang rapat kemarin di DPRD Provinsi dan beberapa dinas dari Pangkalpinang turut hadir.
“Kami bersama-sama mencari solusi yang terbaik, karena kita ketahui Pelabuhan ini merupakan pintu gerbang agar bagaimana ekonomi bisa berjalan semaksimal mungkin,” ujar Taufik Rizani.
Dikatakan lebih lanjut, Taufik Rizani menjelaskan hasil pertemuan kami (DPRD) kami tindaklanjuti ke Kementerian, kemudian bappenas dan dilanjutkan dengan Pelindo.
“Walaupun sebenarnya saran dari Pelindo kemarin kita harapkan untuk bisa Kemenko, Kemenko yang menaungi seluruh kementerian, sehingga kita bisa mengharapkan dukungan dari pihak pusat,” jelas Taufik Rizani.
“Dari Kota Pangkalpinang ini sebelumnya, sudah menyiapkan lahan kurang lebih 24 hektare. Itulah rencana pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam,” ungkap Taufik Rizani
Ditambahkan Taufik Rizani, pengembangan daripada Pelabuhan Pangkalbalam seiring berjalan tahun 2020 lalu Covid-19 sampai sekarang kami dengar lahan tersebut sudah Bangun Guna Serah (BGS) dengan pihak ketiga.
“Tentu inilah persoalannya, maka dari itu kami ingin dengar dari pak Wali Kota terkait pembangunan tersebut,” tutup Taufik Rizani
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin atau kerap disapa Prof Udin menjelaskan Pelabuhan Pangkalbalam ini merupakan pengembangan dari kawasan Industri.




