Brutal! Jurnalis Dipukul, Ponsel Dirampas dan Data Liputan Dihapus di PT PMM

PANGKALPINANG, INLENS.id – Insiden kekerasan yang menimpa jurnalis kembali terjadi di Bangka Belitung. Deddy Wahyudi dari BabelFaktual.com dan Frendy Primadana (Dana), kontributor TV One, diduga menjadi korban pengeroyokan dan intimidasi saat melakukan peliputan di depan gerbang PT PMM.
Peristiwa mencekam tersebut terungkap saat kedua korban mendatangi Mapolda Babel untuk melayangkan laporan resmi pada Senin (09/03/2026).
Dalam pengakuannya, Deddy menyoroti peran seorang oknum pihak perusahaan berinisial C yang diduga terlibat aktif dalam proses intimidasi dan penghapusan data jurnalistik secara paksa.
Kejadian bermula ketika Dana yang sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba ditarik oleh oknum petugas keamanan (satpam) hingga terjatuh.
Tak berhenti di situ, Dana mendapatkan pukulan bertubi-tubi di bagian belakang kepala dan wajah, yang diduga dilakukan oleh oknum sopir perusahaan.
Pasca-pemukulan, kedua jurnalis tersebut bukannya dilindungi, melainkan digiring masuk ke kantor PT PMM. Di dalam kantor tersebut, suasana semakin mencekam dengan adanya tekanan massa dan ancaman pembunuhan.
Dugaan Keterlibatan Oknum Perusahaan
Deddy Wahyudi mengungkapkan bahwa sosok C, yang diduga merupakan pegawai atau orang kepercayaan perusahaan, memegang peranan sentral dalam upaya pembungkaman karya jurnalistik mereka.
Seluruh alat kerja berupa ponsel dirampas dan dikuasai oleh C.




