BeritaDaerahPangkalpinangPolresta Pangkalpinang

Tim Buser Naga Ringkus Dua Pelaku Penyiraman Air Keras, Diduga Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan, aksi tersebut diduga dikendalikan oleh seorang narapidana dari dalam Lapas Narkotika Pangkalpinang.

Pelaku mengaku mendapat perintah melalui aplikasi WhatsApp, termasuk lokasi pengambilan air keras yang telah disiapkan di semak-semak daerah Batu Belubang.

“Selain cairan air keras, di lokasi pengambilan itu juga ada narkoba berupa sabu satu paket kecil dan satu butir ekstasi. Setelah menjalankan aksi, pelaku menerima imbalan Rp5 juta melalui aplikasi DANA dari seseorang yang diduga napi,” jelas Kapolresta.

Gunakan Uang untuk Beli Narkoba

Uang hasil kejahatan tersebut kemudian dibagi dua. Kabau memberi Rp2 juta kepada Rayhan, dan keduanya menggunakan sebagian uang untuk membeli narkoba serta kebutuhan sehari-hari.

Baca juga  Tes Urine di Lapas Narkotika Pangkalpinang: Upaya Pencegahan Narkoba di Lingkungan Kerja

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Fazzio, dua jaket, helm, beberapa ponsel, sandal, gelas, serta sampel cairan yang diduga air keras.

Saat ini kedua pelaku telah ditahan di Polresta Pangkalpinang. Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk menelusuri keterlibatan narapidana yang memberi perintah.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk mendalami peran napi yang diduga sebagai otak kejahatan ini,” tegas Kombes Max Mariners.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles