Ratusan Perempuan Antusias Ikuti Skrining Kanker Payudara Gratis, Pemkab Bangka Tengah Gandeng Siloam Hospitals

KOBA, INLENS.id – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Siloam Hospitals Bangka menggelar program skrining kanker payudara gratis bertajuk SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) sebagai upaya meningkatkan deteksi dini dan menekan angka kematian akibat kanker payudara di kalangan perempuan.
Program yang disambut antusias masyarakat ini digelar selama dua hari, yakni pada 7 Juli 2026 di RSUD Drs. H. Abu Hanifah dan dilanjutkan 8 Juli 2026 di RSUD Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, M.M.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, yang membuka kegiatan di RSUD Drs. H. Abu Hanifah, Selasa (7/7/2026), mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses masyarakat.
“Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Kami berharap masyarakat Bangka Tengah dapat memanfaatkan layanan skrining gratis ini. Tentu harapan kita tidak ditemukan kasus, namun apabila diperlukan penanganan lanjutan, pihak Siloam telah berkomitmen memfasilitasi rujukan ke Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta,” ujarnya.
Ia juga mengajak kaum perempuan untuk tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan karena deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara.
“Kami mengimbau seluruh perempuan di Bangka Tengah agar tidak ragu mengikuti skrining ini. Selain gratis, pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk mencegah dan mendeteksi kanker payudara sejak dini,” tambahnya.
Direktur RSUD Drs. H. Abu Hanifah, dr. Dianing Kiswari, mengungkapkan tren kasus gangguan pada payudara di Bangka Tengah menunjukkan peningkatan. Sepanjang 2025 tercatat 15 kasus, sedangkan pada triwulan pertama 2026 sudah ditemukan sembilan kasus.
Menurutnya, tingginya angka tersebut menjadi alasan pentingnya pemeriksaan secara berkala.
Antusiasme masyarakat pun melampaui target. Dari target awal 200 peserta, hingga siang hari tercatat sebanyak 216 perempuan telah mengikuti skrining. Secara keseluruhan, Siloam Hospitals Bangka menargetkan sekitar 300 peserta selama pelaksanaan program.
“Sebagian besar masyarakat datang setelah merasakan keluhan seperti benjolan atau nyeri pada payudara. Jika ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, kami akan merujuk pasien ke rumah sakit provinsi untuk mendapatkan penanganan dokter bedah onkologi,” jelas dr. Dianing.
Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai langkah sederhana mendeteksi gejala sejak dini.
“Jangan takut memeriksakan diri. Semakin cepat terdeteksi, penanganannya akan lebih mudah, biaya lebih ringan, dan peluang sembuh jauh lebih besar dibandingkan jika ditemukan pada stadium lanjut,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Bangka Tengah, Eva Algafry, mengapresiasi dukungan Siloam Hospitals Bangka dalam menyukseskan program tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu mengubah pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak lagi merasa takut menjalani pemeriksaan.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan bukan sesuatu yang harus ditakuti. Justru deteksi dini adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri,” ujarnya.
Direktur Siloam Hospitals Bangka, drg. Goei Sian Tjoe, M.M., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, khususnya Ketua TP-PKK, yang mendorong terlaksananya program SELANGKAH.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Ibu Eva Algafry yang begitu peduli terhadap kesehatan perempuan. Kami bahkan mendatangkan tim dokter dari Jakarta agar masyarakat memperoleh pelayanan terbaik. Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, sehingga deteksi dini merupakan langkah paling efektif untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ungkapnya.
Bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti pemeriksaan, kesempatan masih terbuka pada hari kedua pelaksanaan program yang berlangsung di RSUD Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, M.M., dengan harapan semakin banyak perempuan Bangka Tengah yang memperoleh manfaat dari layanan skrining kanker payudara gratis tersebut.




