Bangka BelitungBeritaDaerahPangkalpinangPemprov Babel

Rakon PKK Babel 2026 Digelar, Perkuat Program Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Pokja 2, kata Sri Hidayati, nantinya akan membahas soal dorongan kemandirian ekonomi keluarga melalui program Gelari Pelangi, termasuk fasilitasi promosi produk UP2K agar bisa naik kelas dan bersaing dengan daerah lain, yang bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Sementara Pokja 3, lanjut Sri Hidayati, akan membahas upaya yang dilakukan untuk mendorong kegiatan produktif berbasis keluarga, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Salah satu program unggulan yang dibahas Pokja 3, yakni Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga. Ini dilakukan, agar sampah rumah tangga nantinya diolah dengan baik dan kemudian bisa menghasilkan rupiah,” tuturnya.

Untuk Pokja 4, kata Sri Hidayati, akan membahas terkait edukasi kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di lingkungan rumah tangga.

“Di dalamnya, akan dibahas soal berapa jumlah kasus kebakaran rumah tangga, jumlah rumah tangga yang memiliki instalasi listrik sesuai standar dan jumlah rumah tangga yang memiliki alat pemadam kebakaran,” bebernya.

“Selain itu, akan dibahas juga ada berapa jumlah rumah semi permanen dan rumah kayu, jumlah rumah tangga yang memiliki kotak P3K, jumlah rumah tangga yang telah mendapat sosialisasi penanggulangan kebakaran dan jumlah kader PKK yang telah mendapat sosialisasi penanggulangan kebakaran,” lanjutnya.

Baca juga  Kemkomdigi Take Down 43.063 Konten Judi Online di Awal Tahun 2025

Dalam kesempatan itu, Sri Hidayati menuturkan tentang pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal dan nonformal agar masyarakat Bangka Belitung mampu bersaing dengan daerah lain.

Sri Hidayati juga menuturkan bahwa seluruh pengurus TP-PKK kabupaten/kota diimbau untuk mengintegrasikan program PKK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, memperkuat kelembagaan dan kaderisasi, serta membangun kemitraan lintas sektor secara berkelanjutan.

Selain itu, kata Sri Hidayati melanjutkan, pengurus dan kader TP-PKK juga diminta melakukan revitalisasi inovasi lokal, menerapkan pendekatan inklusif dan responsif gender, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi program.

Menutup sambutan, Sri Hidayati menuturkan bahwa seluruh kader PKK diharapkan dapat bekerja secara profesional dan penuh keikhlasan demi mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan berdaya di Bangka Belitung.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan