BeritaDaerahPangkalpinangTimah

Uji Kadar Dipertanyakan,Bea Cukai Tahan Zircon PT PMM

Namun untuk pendalaman lebih lanjut, Bea Cukai menyarankan media mengonfirmasi langsung kepada PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan) yang menangani ekspor tersebut.

Diketahui, kontainer ekspor zircon PT PMM menggunakan jasa PPJK TKS (Dekas Tantra), yang bertanggung jawab atas seluruh proses kepabeanan, termasuk dokumen, jumlah muatan, tujuan ekspor, dan peruntukan barang.

Sementara itu, dari pihak perusahaan, Direktur Utama PT PMM, Kuncoro, membantah keras adanya pelanggaran. Ia mengklaim seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur dan standar yang berlaku, bahkan menuding adanya pihak lain yang sengaja mengganggu aktivitas perusahaan.

“Apa yang kami lakukan sudah sesuai standar. Tidak mungkin kami melakukan pengiriman yang tidak sesuai, apalagi di situasi sekarang yang pengawasannya sangat ketat. Ada satgas, ada pengamanan. Ini murni ada pihak lain yang mau mengacaukan pekerjaan kami,” kata Kuncoro, Rabu (24/12/2025).

Kuncoro juga menegaskan bahwa perusahaannya selalu menggunakan jasa laboratorium Sucofindo sejak awal.
“Kami dari sejak awal selalu Sucofindo,” ujarnya singkat.

Baca juga  Intimidasi Wartawan Mencuat, Kepala Bea Cukai Janji Evaluasi Oknum

Namun pernyataan tersebut berbeda dengan informasi dari Bea Cukai. Jika Bea Cukai menyebut hasil uji laboratorium masih menunggu, Kuncoro justru menyatakan bahwa hasil pengujian telah dilakukan.

“Ini cuma masih dalam tahap komunikasi antar-lembaga. Maklum, kami baru pertama kali kirim sejak tambang diperketat. Ada yang melaporkan isinya ada timah dan macam-macam. Itu yang mau diklarifikasi. Tidak ada timah di situ, dan hasilnya sudah dicek oleh instansi terkait,” jelasnya.

Perbedaan keterangan antara otoritas negara dan pihak perusahaan ini semakin memperkuat sorotan publik.
Publik kini menanti hasil uji laboratorium resmi Bea Cukai, yang akan menjadi penentu nasib ekspor zircon PT PMM, sekaligus membuka apakah ada pelanggaran serius dalam rantai ekspor mineral ikutan timah di Bangka Belitung.

Sementara hingga berita ini tayang, pihak jasa PPJK TKS (Dekas Tantra), masih dalam upaya konfirmasi.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles