BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Setoran Juru Parkir Tak Tercatat, Diduga Masuk Kantong Oknum Dishub Pangkalpinang

“Kalau Kadis tidak tahu, rasanya mustahil. Jadi, uang setoran itu sebenarnya mengalir ke mana?” ujar seorang jukir lainnya.

Fenomena ini mencoreng citra juru parkir resmi di mata masyarakat. Banyak warga menganggap semua jukir bermasalah, padahal sebagian besar hanya menjadi korban sistem dan ulah oknum yang tidak transparan.

“Kami ikut resah, karena image juru parkir jadi jelek. Kami berharap Prof. Udin bisa benahi dan data ulang jukir yang benar-benar resmi,” kata sumber tersebut.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, (Prof Udin), mengakui masih ada kelemahan dalam sistem perparkiran.

Baca juga  Cece Dessy Kerukunan Etnis dan Peran Perempuan Harus Jadi Identitas Pangkalpinang

“Terima kasih atas masukannya. Dalam beberapa waktu ke depan, kami akan memperbaiki sistem perparkiran di Kota Pangkalpinang,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini.

Sementara beberapa warga yang mengerti berkomentar, dan menilai, jika praktik seperti ini berpotensi merugikan PAD daerah dan menurunkan kepercayaan publik.

“Kalau benar ada setoran tanpa bukti resmi, ini jelas bentuk pungli. Harus ada audit internal dan penegasan tanggung jawab di tingkat kepala dinas,” celetuknya.

Hingga berita ini tayang, media ini masih berupaya mengonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang terkait dugaan pungutan liar tersebut.

(3doy/JMSI)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles