Bangka BaratBeritaDaerahHukum dan KriminalPolda Babel

Jeritan dari Sungai Buton: DAS Diduga Dikeruk Ratusan Hektare, Nama Bos Timah Ahon Bakit Kembali Jadi Sorotan

PANGKALPINANG, INLENS.id — Anomali aktivitas pengerukan bentang alam dan penguasaan lahan memicu keresahan warga Desa Tumbak Petar di Kabupaten Bangka Barat.

Sebuah rekaman video berdurasi 58 detik yang beredar luas di grup jejaring percakapan WhatsApp memperlihatkan kerusakan masif di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Sungai Buton, Kamis (23/07/2026).

Dalam rekaman tersebut, alat berat berupa ekskavator tampak tengah mengeruk DAS hingga meratakan kawasan sekitar yang diperkirakan mencapai luas ratusan hektar.

Perekam video secara eksplisit menyebut aktivitas penataan dan pengerukan lahan tersebut dimiliki oleh Ahon Bakit, seorang pengusaha lokal asal Parittiga Jebus, Bangka Barat.

“Sungai Buton… Nah, ini PC (ekskavator) Ahon Bakik yang punya usaha nih… Habis… Aliran sungai sudah dikeruk,” ujar suara dalam rekaman video tersebut sembari meminta perhatian mendesak dari pejabat daerah, mulai dari Kepala Desa, Kepala Dusun, anggota DPRD, hingga Bupati Bangka Barat.

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan, PT Timah Serahkan Bantuan Usaha Budidaya Ayam Petelur di Bangka Barat

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengerukan aliran sungai dan alih fungsi lahan skala besar tersebut diduga berkaitan dengan rencana ekspansi bisnis Ahon Bakit.

Ia disinyalir tengah menyiapkan pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit sekaligus pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit di wilayah Desa Tumbak Petar.

Langkah ungreened ini menuai penolakan dan keresahan dari masyarakat setempat yang khawatir akan ancaman bencana lingkungan serta hilangnya fungsi ekologis Sungai Buton.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan