BeritaPangkalpinangPemprov Babel

Defisit Rp70 Miliar, Pemprov Kep. Babel Kencangkan Ikat Pinggang

Namun, di tengah-tengah efisiensi tersebut, Fery mengatakan Pemprov Kep. Babel tetap memperhatikan pelayanan kepada masyarakar dengan melakukan penambahan anggaran pada beberapa fokus kegiatan, seperti mengakomodir pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakar sebesar Rp10 miliar, infrastruktur dan sanitasi, yaitu pemeliharaan berkala jalan sebesar Rp15 miliar.

“Fokus efisiensi yang sudah kita lakukan akan kita alokasikan untuk belanja yang prioritas sebagaimana arahan pemerintah pusat seperti bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur. Ada kegiatan yang harus ditahan, dikurangi, sehingga balance, seimbang antara pendapatan dan belanja kita,” ujarnya.

Pihaknya juga, ditegaskan Fery akan berupaya keras dalam menambah pendapatan daerah melalui berbagai celah, seperti optimalisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang diproyeksikan menambah kas daerah sebesar Rp62,2 miliar. Selain itu memaksimalkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB), yang ditargetkan akan menerima Rp30-35 miliar.

Baca juga  Wagub Hellyana Sambut Majelis Taklim Besame Belitung di Rumah Dinas

Sementara itu, Gubernur Kep. Babel Hidayat Arsani memberikan kesempatan bagi seluruh Kepala Daerah untuk melakukan penghitungan kembali atas alternatif-alternatif yang diusulkan pada rapat malam itu, yang kemudian akan dibahas bersama DPRD Kep. Babel. Ia melihat masih terdapat celah yang dapat dilakukan pengetatan anggaran, khususnya pada kegiatan dinas luar pada perangkat daerah.

“Saya berikan waktu Perangkat Daerah terkait untuk membahas kembali, seperti DL diatur dinas mana yang anggarannya tinggi, sedang, dan rendah, bisa dialihkan mana dulu yang prioritas. Saya sebagai Gubernur ikut, dan terpenting keuangan kita stabil kedepannya,” pungkasnya.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles