Polres Basel Deklarasikan Gerakan Anti Geng Motor Bersama Forkopimda dan Masyarakat

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan keberadaan geng motor yang mencurigakan melalui layanan 110. “Kami akan bertindak cepat atas laporan masyarakat. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk keberhasilan upaya ini,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Bangka Selatan telah melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah menengah atas dan menengah pertama untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya aktivitas geng motor. Koordinasi dengan Forkopimda juga terus dilakukan untuk memastikan efektivitas upaya pembubaran geng motor.
Pemkab Basel menyatakan dukungan
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, yang turut hadir dalam deklarasi ini, menyatakan dukungannya. “Kami mendukung penuh langkah Polres Bangka Selatan dalam memberantas geng motor. Upaya ini sangat penting demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya.
Hingga kini, Polres Bangka Selatan telah mengidentifikasi 11 kelompok geng motor di wilayah hukum mereka dan terus melakukan pemantauan untuk mengidentifikasi kelompok lainnya.
Kapolres mengimbau anak muda untuk tidak terlibat dalam aktivitas geng motor. “Jika ada yang masih terlibat, apalagi melakukan tindakan kriminal, kami tidak akan segan-segan mengambil langkah tegas,” pungkasnya.
Deklarasi ini menegaskan komitmen semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Kabupaten Bangka Selatan.




