Predikat Kota Layak Anak Pangkalpinang Diuji Realita: Anak-anak Masih Mengemis dan Putus Sekolah
PANGKALPINANG, INLENS.id — Di tengah upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk naik kelas dari predikat Kota Layak Anak tingkat Madya menjadi Nindya, realitas di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Sejumlah anak masih harus mengemis, bekerja, hingga berjualan demi bertahan hidup — jauh dari hak dasar mereka untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan.

Fenomena ini mencuat bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5/2025). Ironisnya, saat sebagian besar anak Indonesia memaknai hari tersebut dengan semangat belajar, di sejumlah sudut kota Pangkalpinang justru terlihat anak-anak di bawah umur berkeliling menjajakan air mineral, mengikuti orang tua berjualan, bahkan meminta-minta di tempat keramaian.




