BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Kendalikan Inflasi, Pemkot Pangkalpinang Perkuat Ketahanan Pangan dari Hulu

PANGKALPINANG, INLENS.id – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan langkah strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Upaya ini ditegaskan lewat partisipasi aktif Pemkot Pangkalpinang dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi sekaligus Penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri tentang Pengelolaan Sarana, Prasarana, dan Ketenagaan Penyuluh Pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (12/10/2026).

Jajaran pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang mengikuti agenda nasional tersebut secara virtual dari Smart Room Center (SRC) lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Kegiatan koordinasi ini dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, serta didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah terkait, seperti Kepala Bapperida, Kepala Diskopdag, Kepala Dispaper, Inspektur, Plt. Kepala Bakeuda, Kepala DKP, Kepala Disperkim, dan Bagian Perekonomian.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, menyampaikan bahwa sinergi antara kebijakan pengendalian inflasi di tingkat hilir dan penguatan produksi pertanian di tingkat hulu menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Baca juga  Pemkot Pangkalpinang Siapkan Program TPA Lanjutan untuk Pelajar SMP

“Pengendalian harga di pasar tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan pasokan pangan di tingkat hulu. Melalui kolaborasi lintas sektor dan optimalisasi peran penyuluh pertanian, kita ingin memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dan harganya stabil,” kata Juhaini.

Juhaini menambahkan bahwa Pemkot Pangkalpinang berkomitmen menjalankan arahan pemerintah pusat dengan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah yang membidangi perekonomian, perdagangan, pangan, dan pertanian.

WhatsApp Image 2026 10 12 at 12.03.14

Menurutnya, langkah-langkah konkret seperti pemantauan harga dan stok pangan secara berkala, pengawasan jalur distribusi komoditas strategis, penguatan kerja sama antardaerah, serta pendampingan langsung kepada para petani di lapangan akan terus ditingkatkan agar daya beli masyarakat Kota Pangkalpinang tetap terjaga.

Komitmen tersebut berpatokan pada data inflasi terkini periode September 2026, di mana Kota Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m).

Sementara itu, tingkat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 3,96 persen, dengan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-on-y) menyentuh angka 2,97 persen.

1 2Laman berikutnya

Related Articles