Dinkes Pangkalpinang Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Primer, Libatkan 92 Peserta Lintas Sektor

PANGKALPINANG, INLENS.id – Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang terus mendorong penguatan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) melalui koordinasi lintas program dan sektor. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan implementasi scale up ILP yang didanai hibah Global Fund komponen Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Safar Hotel, Kecamatan Girimaya, Selasa (3/11/2026), diikuti 92 peserta dari berbagai unsur kesehatan maupun nonkesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Hisar, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan kontrol ATMH pada integrasi pelayanan kesehatan primer.
“Dasar pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada surat Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan serta Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Tahun 2026 tentang pembentukan tim kerja implementasi integrasi layanan primer,” ujar Hisar di sela-sela kegiatan.
Menurut Hisar, pertemuan ini juga bertujuan memastikan setiap peserta memahami peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan program.
Selain itu, forum tersebut membahas tindak lanjut perencanaan kegiatan, termasuk pembiayaan insentif bagi kader UPKDK dan kader Posyandu yang melaksanakan kunjungan rumah kepada sasaran siklus hidup pascadukungan serta AGDS.
Pertemuan dilaksanakan secara tatap muka selama satu hari dengan sejumlah metode, mulai dari pemaparan materi, curah pendapat atau brainstorming, hingga sesi tanya jawab interaktif.




