BangkaBeritaDaerah

Aktivitas Senyap Pemurnian Timah di Desa Kimak, Nama Bungol dan Miluy Disebut Sebagai Pengendali

Di lokasi pemurnian, terlihat tujuh orang pekerja tengah beraktivitas. Sebagian pekerja bertugas memisahkan pasir timah murni di area pencucian, sementara dua orang lainnya secara bergantian memasak dan memanggang pasir timah di dalam tungku pembakaran utama.

Tak hanya fasilitas pemurnian, di area tersebut juga didapati satu unit truk jenis dump truck yang mengangkut tumpukan karung berisi pasir timah. Sebagian karung timah lainnya tampak telah diturunkan dan siap diproses di area penggorengan.

Aktivitas pemurnian timah tersembunyi ini diduga mendaur ulang hasil penambangan liar (tanpa izin) dari wilayah sekitarnya.
Praktek yang disinyalir telah berlangsung lama ini berpotensi merugikan keuangan negara, terlebih di tengah maraknya kasus penyelundupan komoditas timah antarpulau hingga lintas negara dari Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga  Sejarah Penambangan Timah di Bangka Belitung, Harmonisasi Keberagaman Etnis yang Terjaga

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat serta Bungol dan Miluy masih dalam upaya konfirmasi terkait operasional dan status legalitas gudang pemurnian timah yang mereka jalani, serta status hukum para pengelola gudang pemurnian timah tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas pihak penampung maupun penyokong (cuan) di balik operasional gudang tersebut. (Tim)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan