Warga Resah Pencurian Kabel Marak, Pemdes Perlang Dampingi Korban Melapor ke Polsek Lubuk Besar

“Alhamdulillah, laporan sudah dibuat dan diterima dengan baik oleh Kapolsek Lubuk Besar. Dua paralegal kita mendampingi langsung saat korban dimintai keterangan. Kami ingin memberdayakan paralegal sekaligus mengedukasi warga mengenai tata cara mendapatkan hak di bidang hukum,” ujar Yani Basaroni.
Dampak Penurunan Aktivitas Tambang
Yani tidak menampik bahwa angka kriminalitas di wilayahnya cenderung meningkat, terutama sejak aktivitas pertambangan rakyat mulai meredup. Sasarannya beragam, mulai dari hasil kebun seperti buah sawit, mesin air, kabel listrik, hingga perabotan rumah tangga.
“Nominalnya mungkin tidak selalu besar, tapi frekuensi kehilangan yang sering ini membuat warga sangat resah. Warga ingin ada efek jera melalui penegakan hukum,” tegasnya.
Selama ini, Pemdes Perlang bersama warga dan Bhabinkamtibmas telah beberapa kali mengamankan pelaku pencurian untuk dibina di Polsek Lubuk Besar. Meski beberapa pelaku telah sadar dan insaf, Yani menyebut masih ada oknum lain yang sedang dalam pantauan.
Instruksi Aktifkan Ronda Malam
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Desa Perlang menginstruksikan seluruh Ketua RT dan Kepala Dusun (Kadus) untuk memperketat keamanan lingkungan.
“Saya sudah mengimbau Pak RT dan Pak Kadus untuk mengaktifkan kembali ronda malam di wilayah masing-masing. Jika ada pelaku yang tertangkap tangan, segera bawa ke Polsek Lubuk Besar untuk diproses secara hukum. Jangan ada tindakan main hakim sendiri,” tutup Yani.




