BeritaDaerahKarimunPT Timah

PT TIMAH Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Nelayan di Karimun, Amri: Bantuan yang Kami Harapkan

“Sekarang musim udang dan harganya lumayan. Dengan jaring baru, tentu bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan,” katanya.

Sebagai nelayan tradisional, anggota KUB biasanya menangkap udang di pesisir Pantai Kobel dengan hasil tangkapan yang tidak menentu. Keterbatasan alat tangkap kerap menjadi kendala.

Jaring udang yang digunakan sering rusak dan harus diganti setiap tiga hingga empat bulan. Sementara itu, harga alat tangkap terus mengalami kenaikan, sedangkan harga jual udang tidak selalu stabil.

“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau jaring rusak, mau beli baru terasa berat karena harga tidak seimbang dengan pendapatan,” katanya.

Baca juga  Peringati HUT ke-80 RI, PT Timah Gelar Upacara di Pabrik dan Kantor Pusat

Dengan adanya bantuan jaring baru, nelayan tidak hanya dapat mengganti jaring yang rusak, tetapi juga menambah jumlah alat tangkap yang digunakan. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan pendapatan.

Bantuan alat tangkap ini menjadi bagian dari upaya PT TIMAH Tbk dalam mendukung pemberdayaan pesisir masyarakat di wilayah operasional perusahaan. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles