Operasi Helikopter Satgas Halilintar Dapat Apresiasi, Tapi Warga Tunggu Tindakan Nyata PKH

LUBUK BESAR, INLENS.id – Keberhasilan Satgas Halilintar dan PKH membongkar aktivitas Tambang Ilegal yang menggunakan alat berat di kawasan Hutan Lindung (HL) Sarang Ikan, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, mendapat apresiasi dari masyarakat.
Namun, mereka berharap keberhasilan tersebut tidak hanya sebatas seremoni dan hanya berhenti sampai disitu saja. Mereka menuntut supaya Satgas mengusut tuntas aktor sekaligus pemilik alat berat yang beroperasi di kawasan hutan tersebut.
“Jangan hanya sebatas turun saja, kemudian progresnya tidak jalan. Usut tuntas siapa dalang dibalik aktivitas itu, siapa pemilik alat beratnya,” pinta Muhammad yang berdomisili di Bangka Tengah.
Menurut Muhammad, berapa banyak kasus pertambangan ilegal yang berhasil diungkap Satgas di wilayah Bangka Tengah. Namun, dirinya belum melihat progres atau perkembangan lebih lanjut hasil operasi yang dilakukan Satgas.
Seperti belum lama ini terkait temuan bunker timah milik Buyung yang merupakan tangan kanan terpidana Aon. Penyegelan 6 perusahaan tambang pasir kuarsa semua endingnya masyarakat belum jelas.
Dirinya khawatir jika pengusutan kasus tersebut tidak tuntas dan transparan akan menimbulkan image dan citra negatif terhadap keberadaan Satgas.
“Kesannya kami masyarakat hanya mendengar saja, belum terlihat progres dan edingnya. Contoh kayak kasus temuan bunker timah milik Aon di Perlang kemarin. Berapa jumlah barang buktinya? disimpan ke mana barang buktinya, selanjutnya diapakan barang bukti itu kami masyarakat tidak tahu. Makanya supaya tidak muncul persepsi negatif Satgas harus sampaikan ke publik,” imbuh Muhammad.
Operasi Pakai Helikopter, 6 Alat Berat Disita
Intruksi Presiden RI Prabowo Subianto, untuk melaksanakan operasi besar-besaran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bukan hanya isapan jempol belaka.




