BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Tongkat Estafet Diserahkan, Prof. Saparudin Resmi Nahkodai Pangkalpinang

Prof. Udin juga memperkenalkan moto pembangunan Pangkalpinang 2025–2030, “Gotong Royong Pecaye, Kite Pacak”, sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kota yang mandiri dan berdaya saing.

Sementara itu, Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran masa tugasnya sejak 13 Januari hingga 15 Oktober 2025. Ia menyebut masa jabatannya sebagai perjalanan sembilan bulan yang penuh tantangan namun berakhir manis.

“Ini seperti masa mengandung. Sembilan bulan saya bertugas dan akhirnya ‘melahirkan’ pemimpin definitif hasil Pilkada. Inilah kado terbaik untuk masyarakat Pangkalpinang,” ujar Unu disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menegaskan Pilkada Ulang berjalan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi Forkopimda, penyelenggara pemilu, dan masyarakat. “Selama masa tugas, tak ada gejolak besar. Semua berjalan kondusif berkat kerja sama semua pihak,” ucapnya.

Unu juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Prof. Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, S.E., M.M. Ia berharap kepemimpinan baru membawa kemajuan bagi Pangkalpinang. “Saya mohon maaf jika selama menjabat masih ada kekurangan. Semoga kepemimpinan baru ini membawa kebahagiaan bagi kota kita,” tutupnya.

Baca juga  Pj Wali Kota Pangkalpinang Sampaikan LKPJ 2024 di DPRD, Pendapatan Daerah Meningkat 6,52 Persen

Acara sertijab berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama turut hadir menyaksikan momen bersejarah itu. Malam tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin dan dimulainya era kepemimpinan Prof. Saparudin bersama Cece Dessy.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles