BangkaBeritaDPRD Babel

Warga Curhat ke Maryam Saat Reses di Jada Bahrin: Jalan Rusak, Plasma Tak Jelas, Dinas Pendidikan Dikritik

“Ini menyangkut hak masyarakat. Jadi kami akan pastikan kejelasannya dan berharap ini menjadi perhatian serius dari pihak terkait,” tegas Maryam.

Dalam reses tersebut, Maryam juga menyoroti ketidakhadiran Dinas Pendidikan, yang menurutnya justru sangat dibutuhkan untuk menjawab langsung berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait isu pendidikan di daerah.

“Saya menyayangkan absennya Dinas Pendidikan. Padahal, banyak pertanyaan dari warga yang seharusnya bisa dijawab langsung oleh pihak eksekutif. Ini reses resmi, dan OPD terkait mestinya hadir,” ujarnya dengan nada kritik.

Maryam menekankan pentingnya kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan reses agar masyarakat mendapatkan penjelasan langsung dari pihak yang berwenang atas pelaksanaan program-program pemerintahan.

Baca juga  DPRD Babel Komitmen Jalin Sinergi dengan BPN

“DPRD menjalankan fungsi pengawasan. Tapi untuk menjawab kebutuhan dan pertanyaan masyarakat, eksekutif juga harus hadir. Kalau tidak turun langsung ke lapangan, nanti masyarakat bisa mengira persoalan-persoalan yang kami angkat hanya rekayasa. Padahal, kami menyerapnya langsung dari warga,” tutur Maryam.

Ia berharap ke depan komunikasi antara DPRD, masyarakat, dan pihak eksekutif semakin solid agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Reses adalah sarana penting untuk mendengarkan suara rakyat. Dan kehadiran pihak eksekutif di lapangan sangat diperlukan agar kita bisa menyusun solusi bersama. Ini bukan hanya kerja dewan, tapi kerja bersama untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles