Bangka TengahBeritaHukum dan Kriminal

Polres Bangka Tengah Ungkap Kasus Pencurian TBS Sawit di Desa Cambai Selatan, Satu Pelaku Diamankan

BANGKA TENGAH, INLENS.id – Tim gabungan Satreskrim Polres Bangka Tengah dan Polsek Namang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di areal perkebunan sawit milik warga di Desa Cambai Selatan, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam pengungkapan tersebut, satu orang terduga pelaku berinisial SUP berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti, sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim IPTU Imam Satriawan, S.H., M.Si. menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh pemilik kebun pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pelapor mengaku mendapatkan informasi dari penjaga kebunnya bahwa sekelompok orang tak dikenal tengah melakukan aksi pencurian dan bahkan sempat mengancam penjaga dengan kalimat, “Jangan kasih tahu sama bos, kalau tahu kalian saya bunuh.”

Baca juga  Polsek Simpangkatis Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Kebun Sawit Desa Terak

“Atas laporan tersebut, kami langsung bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan jajaran Polsek Namang untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” terang IPTU Imam.

Berdasarkan keterangan saksi dan informasi yang dihimpun di lapangan, para pelaku menggunakan satu unit mobil Daihatsu Grandmax warna silver dengan plat nomor BN 8497 TC untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) hasil curian.

Petugas yang melakukan pengejaran berhasil menghentikan kendaraan tersebut, namun dua dari tiga orang pelaku yang berada di dalam mobil berhasil melarikan diri.

Sementara itu, satu orang pelaku berinisial SUP yang merupakan sopir kendaraan berhasil diamankan.

“Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan pencurian TBS sawit tersebut bersama empat orang rekannya. Saat ini, SUP dan barang bukti telah kami amankan di Polres Bangka Tengah guna penyidikan lebih lanjut,” tambah IPTU Imam.

1 2Laman berikutnya

Related Articles