Harumkan Kota Pangkalpinang, 257 Jemaah Haji Resmi Dilepas Menuju Tanah Suci
PANGKALPINANG, INLENS.id – Sabtu malam (10/5/2025), suasana Masjid Agung Kubah Timah berubah menjadi haru dan penuh khidmat. Sebanyak 257 calon jemaah haji asal Kota Pangkalpinang resmi dilepas, memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci. Jumlah ini tercatat sebagai yang terbesar kedua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, setelah Kabupaten Bangka.
Dari mimbar masjid yang megah, Ketua Masjid Kubah Timah, Johan, menjelaskan tahapan perjalanan para tamu Allah ini. Dimulai dengan menginap di asrama haji, keesokan harinya rombongan akan menuju Palembang sebelum terbang ke Jeddah dengan estimasi waktu 10 jam. Ia juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan haji, serta menjaga kondisi fisik dan niat ibadah.
“Petugas, termasuk tim kesehatan, sudah disiapkan. Tinggalkan dulu urusan dunia. Fokuskan hati dan tenaga untuk ibadah,” pesan Johan penuh makna.
Kepala Kantor Kemenag Pangkalpinang, Firmantasi, juga hadir dan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran persiapan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang telah mengizinkan penggunaan Masjid Kubah Timah, serta apresiasi kepada pengurus masjid atas bantuan konsumsi.
“Jemaah kita tahun ini berjumlah 257 orang. Ini bukan angka kecil. Jangan takut, justru bersyukurlah karena akan menunaikan rukun Islam kelima. Semoga semua pulang dengan gelar haji mabrur dan mabruroh,” tuturnya.
Firmantasi menambahkan bahwa jemaah akan menginap di Hotel Al Bau di Mekah, sekitar 1 km dari Masjidil Haram, sementara akomodasi di Madinah masih menunggu konfirmasi. Ia juga menitip doa dari jemaah untuk kesejahteraan masyarakat Pangkalpinang.
Pelepasan ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Subekti, mewakili Pj Wali Kota. Ia menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan jiwa, bukan sekadar fisik.
“Niatkan ibadah ini hanya karena Allah. Jangan lupa doakan kami yang belum berkesempatan berhaji,” ujar Subekti dengan penuh harap.
Pemkot Pangkalpinang juga menunjukkan komitmennya. Sebanyak 10 bus disiapkan untuk mendukung kelancaran transportasi jemaah, 4 dari Dinas Perhubungan, dan 6 dari Kemenag. Subekti menegaskan, bila masih kurang, bus tambahan siap diturunkan.
Acara ditutup dengan doa bersama. Haru menyelimuti malam itu, dengan harapan yang sama: semoga semua jemaah diberi kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. *(Yak)




