Bangka SelatanBerita

Tim SAR Gabungan Cari Pemancing yang Diserang Buaya di Sungai Kabal

Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, mengungkapkan bahwa lokasi kejadian memang merupakan habitat buaya. Bahkan, pihak berwenang sudah memasang papan peringatan untuk melarang aktivitas memancing di sungai tersebut.

“Kami menerima laporan dan langsung merespons dengan menerjunkan tim ke lokasi. Daerah ini memang dikenal memiliki banyak buaya ganas, dan sudah ada imbauan agar warga tidak memancing di sungai tersebut,” ujar Oka.

Sungai Kabal, Habitat Buaya yang Berbahaya

Sungai Kabal diketahui sebagai habitat alami buaya air asin yang kerap muncul di sekitar perairan tersebut. Beberapa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, namun masih ada warga yang nekat beraktivitas di area berbahaya itu.

Baca juga  DWP Bangka Selatan Bagikan 126 Paket Sembako

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Kansar Pangkalpinang, TNI, Polri, dan masyarakat setempat masih terus berusaha mencari Sapan. Tim penyelamat menyisir sungai menggunakan perahu karet serta melakukan pemantauan udara dengan drone.

Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan yang sudah dinyatakan berbahaya. Sementara itu, keluarga korban berharap Sapan segera ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles