BeritaInternasionalPolitik

Uni Eropa Bakal Lakukan Hal Ini, Jika Rusia Tak Mau Berdamai dengan Ukraina

Perdana Menteri Belgia Alexander de Croo mengatakan, sementara itu, bahwa EU adalah “satu-satunya mitra yang dapat diandalkan dan teguh bagi negara-negara Balkan Barat.”

Mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh negara-negara tersebut dalam perjalanan mereka menuju aksesi EU, de Croo menambahkan bahwa blok tersebut, bagi pihaknya, “sejalan dengan proses perluasan,” perlu melakukan “reformasi” untuk memastikan kesiapan menjadi “plus 27.”

Baca juga Yoon Suk Yeol Bantah Pengumuman Darurat Militer sebagai Bentuk Pemberontakan

De Croo juga mengomentari situasi di Suriah, dengan mencatat pentingnya menghormati “integritas teritorialnya.”

“Segala sesuatu perlu dilakukan untuk meredakan situasi, sehingga, misalnya, orang-orang yang ingin kembali, dapat kembali. Kita perlu menghindari Suriah sebagai tempat terjadinya konflik regional yang melibatkan banyak negara. Jadi seruan kami adalah: Hentikan kekerasan dan hormati integritas teritorial Suriah,” kata De Croo lebih lanjut.

Baca juga  Perbandingan Kapal Induk Rusia Vs Amerika yang Berhasil Diserang Rudal Houthi

Bashar Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.

Negara itu mengalami perang saudara yang kejam sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga. [Antara].

 

Sumber : suara.com

Laman sebelumnya 1 2