Bangka BaratBeritaDaerah

Festival Melayu Ketapik Hadir di Kacung, Trisuaka hingga Ipank Siap Guncang Malam Puncak

BANGKA BARAT, INLENS.id — Perpaduan budaya Melayu, kreativitas anak muda, kuliner UMKM hingga hiburan musik bakal meramaikan Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Selama tiga hari, kawasan Bintang Pratama Faram (BPF) akan menjadi pusat kemeriahan Festival Melayu Ketapik sekaligus momentum memperingati Bulan Pemuda.

Kegiatan yang digelar pada 30, 31 Oktober hingga malam puncak 1 November 2026 ini mengangkat tema Melayu Ketapik, sebagai bentuk pengenalan sekaligus upaya menghidupkan kembali kekayaan budaya masyarakat Melayu Ketapik.

Pemilihan Desa Kacung sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan bagian dari komunitas Melayu Ketapik, sehingga nuansa budaya lokal menjadi salah satu kekuatan utama festival.

Tak hanya menyuguhkan hiburan, festival ini juga menghadirkan tenda-tenda UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai wilayah di Bangka. Pengunjung dapat menikmati beragam produk kuliner dan usaha kreatif lokal sekaligus merasakan suasana festival yang memadukan tradisi dengan kreativitas generasi muda.

Baca juga  25 Ribu UMKM Dibina, DisperindagkopUKM Bateng Dorong Penguatan Usaha Lewat Bantuan dan KUR

Beragam pertunjukan budaya dan seni juga disiapkan untuk menghibur masyarakat. Mulai dari tari kreasi budaya, pencak silat kampung hingga festival band indie akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Sejumlah musisi lokal turut tampil, di antaranya Klaki Band, Morning Soul, Argha Music dan Candela Band Cilik. Kehadiran musisi dari berbagai karakter tersebut diharapkan membuat suasana festival semakin semarak dan menjadi ruang bagi talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Selain pertunjukan seni dan musik, kegiatan juga diisi dengan senam bersama dan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan