BeritaDaerahPemkot Pangkalpinang

Dessy Ayutrisna Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan yang Menjangkau Masyarakat

JAKARTA, INLENS.id — Perluasan akses keuangan tidak cukup hanya dengan menghadirkan layanan perbankan. Lebih dari itu, masyarakat perlu memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pembiayaan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan. Isu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Rakornas yang berlangsung di Grand Ballroom Convention, Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, mengangkat tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Forum nasional tersebut mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Kehadiran Dessy Ayutrisna menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengikuti arah kebijakan nasional sekaligus memperkuat perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca juga  Pasar Modern Jadi Fokus Saparudin-Dessy untuk Kendalikan Harga Bahan Pokok di Pangkalpinang

Salah satu agenda penting dalam Rakornas tersebut adalah peluncuran Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pembentukan lembaga ini diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan inklusi dan kesejahteraan keuangan masyarakat, termasuk pada tingkat keluarga.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan, menurutnya, perlu tercermin dari perbaikan pendapatan rakyat, bukan sekadar menjadi slogan pembangunan.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya kebijakan ekonomi yang tidak berhenti pada indikator pertumbuhan, tetapi juga mampu membuka kesempatan usaha dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber-sumber pembiayaan yang produktif.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan