BangkaBeritaDaerah

Musda XVII KNPI Bangka Digelar, Adi Putra Resmi Demisioner

BANGKA, INLENS.id — Adi Putra resmi demisioner sebagai Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka setelah berakhirnya masa kepengurusan periode 2023-2026.

Status demisioner tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVII Pemuda/DPD KNPI Kabupaten Bangka yang digelar pada 24-25 Oktober 2026 di Ballroom Hotel ST 12, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Musda XVII KNPI Bangka mengusung tema “Menguatkan Peran Pemuda sebagai Pilar Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.” Kegiatan tersebut dihadiri delapan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Kabupaten Bangka.

Dalam forum Musda, kepengurusan DPD KNPI Bangka periode sebelumnya menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai bagian dari proses evaluasi organisasi.

Setelah resmi demisioner, Adi Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta bekerja sama selama dirinya menjalankan amanah sebagai Ketua DPD KNPI Bangka.

Baca juga  Peringatan Ke-97 Hari Sumpah Pemuda, Algafry Ajak Pemuda Bangka Tengah Cintai Tanah Air

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada jajaran pengurus, Pengurus Kecamatan (PK), OKP, serta seluruh pemuda di Kabupaten Bangka yang telah bersama-sama mendukung berbagai kegiatan dan program KNPI.

Adi menilai perjalanan kepengurusan tidak terlepas dari dukungan, kebersamaan dan kontribusi seluruh unsur pemuda.

Evaluasi menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepengurusan KNPI Bangka ke depan. Masukan dari PK dan OKP diharapkan dapat menjadi bahan pembenahan sekaligus pijakan untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan di Kabupaten Bangka.

Dengan resminya Adi Putra berstatus demisioner, proses Musda selanjutnya menjadi momentum bagi seluruh unsur kepemudaan untuk menentukan kepengurusan DPD KNPI Bangka periode berikutnya.

Musda XVII juga diharapkan tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan gagasan pemuda dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan