Gubernur Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, Jamkrida Babel Perkuat Literasi Keuangan UMKM
PANGKALPINANG, INLENS.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Babel, Eliyus Gani, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Literasi serta Inklusi Keuangan yang diselenggarakan PT Jamkrida Babel (Perseroda).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha secara sehat, memperluas akses pembiayaan, serta mengenalkan manfaat penjaminan kredit sebagai solusi bagi pelaku usaha yang masih terkendala agunan.
Acara turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bangka Belitung, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel Ari Prima Jaya, Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Babel M. Yunus, serta ratusan pelaku UMKM dan mahasiswa dari berbagai daerah di Bangka Belitung.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Jamkrida Babel (Perseroda), Agustian Safitri, mengatakan Jamkrida hadir sebagai lembaga penjaminan daerah yang menjadi penghubung antara perbankan dengan pelaku UMKM agar lebih mudah memperoleh akses pembiayaan.
“Kami menyadari kendala terbesar yang dihadapi UMKM bukan hanya keterbatasan modal, tetapi juga rendahnya literasi keuangan dan sulitnya memenuhi persyaratan agunan. Karena itu, Jamkrida ingin hadir bukan sekadar sebagai penjamin kredit, tetapi juga sebagai pendamping agar pelaku UMKM semakin cakap mengelola usaha dan mampu naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani yang dibacakan Eliyus Gani, pemerintah daerah memberikan apresiasi atas inisiatif PT Jamkrida Babel dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi keuangan.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan merupakan fondasi penting agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
“Langkah yang dilakukan Jamkrida Babel sangat tepat sasaran dan sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah sehingga harus terus didukung melalui akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas,” ujar Eliyus membacakan sambutan gubernur.
Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan materi yang mencakup pengelolaan keuangan usaha, mekanisme penjaminan kredit, hingga strategi membangun kemitraan dengan lembaga perbankan.
Materi disampaikan oleh tiga narasumber, yakni Dr. Muslim El Hakim Kurniawan dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel, praktisi UMKM sekaligus pemilik Kopi Baturusa Fazziulah Fansyuri, serta Plt Direktur Utama PT Jamkrida Babel Agustian Safitri.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sehingga lebih siap memperoleh akses pembiayaan dan mengembangkan usahanya.
Ke depan, PT Jamkrida Babel berencana memperluas pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat dan mampu meningkatkan daya saing usahanya.




