Bangka TengahBeritaDaerah

Algafry Bidik Predikat Daerah Paling Inovatif, Bangka Tengah Siap Bersaing di Tingkat Nasional

BANGKA TENGAH, INLENS.id — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan diri masuk jajaran daerah paling inovatif di Indonesia pada tahun 2026. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Pemkab Bangka Tengah mengonsolidasikan sebanyak 213 inovasi yang lahir dari berbagai sektor pelayanan publik sebagai modal menghadapi penilaian Innovative Government Award (IGA) sekaligus mempercepat pembangunan berbasis teknologi dan kreativitas.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapperida) dalam rangka penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID) Tahun 2025–2029 serta Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2026.

Menurut Algafry, inovasi tidak lagi hanya menjadi pelengkap administrasi pemerintahan, melainkan telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing daerah, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin inovasi menjadi budaya kerja. Bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap program yang kita hadirkan,” tegas Algafry.

Pria yang akrab disapa Ayi itu menjelaskan, hingga saat ini Bangka Tengah telah memiliki 213 inovasi yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan hidup, pertanian, perikanan, hingga pelayanan sosial dan digitalisasi.

Pada sektor tata kelola pemerintahan dan digitalisasi misalnya, hadir berbagai inovasi seperti Si Cerdas, Aurora Bateng, Lugas Bateng, Pusui, SI ABANG GANTENG, E-Raport, E-Serasi, SIP Koba, Fosil Indah, Bengkel Inovasi, Kelas Bengkel, Natak Inovasi, LIVID, SAJADAH, Sikaolin, Sipelawan, SiSadap, SiMangkol, Siketawai, SIPATEN, SIPADAT, E-PBB, Sibin Tukar, Sion-Kon, Pelaporan Hitung Cepat Pilkada, Open Talangan Namedig, SI MEICAN, SITARU, Silakso, SEPAKAT, SILEPED, SI Album Desa, SILANCAR, Serasi Bateng, Sikok Data, Halo Aptika, Call Center PPID, Buku Tamu Elektronik, e-Arsip Beriman, SI-PERETAS, Paten, Madu Lubuk, KIPING, SUPEL, Natak Wisata, Koin Emas dan berbagai inovasi digital lainnya.

Di sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Pemkab Bangka Tengah mengembangkan Getas Itulah, Kelas Dua, SIPERADIK, ASIK GTK, Prawira Sebateng, Karisma, SIPAS, Gaharu, Poksis, Mana Bu Suryani, Kanti Bekisah Ku Ade untuk Ka serta berbagai program peningkatan mutu pendidikan lainnya.

Baca juga  Bupati Bangka Tengah Ingin Ada Pelabuhan di Batu Beriga

Untuk bidang kesehatan, jumlah inovasi bahkan menjadi salah satu yang terbanyak. Di antaranya LA SIAP, FANTASTIS, SINANDA, SIPERINTIS, LA SIHAT, JUARA, AGER KESORGA, AMALIA, Bunda Posyandu, GETA JATI, SI KEBABS, AOK, Chating Sikamila, Bronis Abah, Taman Baca Rumah Sakit, Sikaolin Konsultasi Online, Daftar Pasien Online Via WA, Si Mantap Rasa, SIPP-IBS, Anjelin, Gesit Kepung, Gema Berok, Halo Sobat Koba, Pesan Singkat, Koba Interaktif, Seseran Koba, Dokter Cerdik Bertamu, Gerai Sehati, Merdeka, Kantong Dorami, Inovasi Pendekar, Inovasi Jumset, Ketok Lawang, Posiba, Datuk Berdasi, Gempita, Pekan Ceting, Geligi, Pelanduk Lansia, Puspa Melati, Duhai Terindu, Datuk Bedincak, Genting, SAMBAT, PEGI PEGI, JEMAAH SEHAT, Bu Siska, PENYU RAJA SIHAT, Pandora Bateng, Ketok Pintu Sekaput, Terasi Lapog, Keritek Sungaiselan, Jampian, Rusip Pedas, Sigemuk, Hidropenting, Si Menantu, Posyandu Hambor Natak, Buku Resep Masakan BU Eva, Sihati Ciqar dan Cehati.

Pada sektor sosial, kependudukan, perlindungan perempuan dan anak, terdapat inovasi Batik Cual, Amoy Noni Siperawan, Dukcapil Goes To Schools, SI PADING, Dokter Sari Cantik, Penantian, HE For SHE and KIDS, KISANAK, Si Pelindung, SIWA KENCANA, KURAU, ULAT DAUN, PERISAI BANGSA, Permata Pena dan berbagai inovasi perlindungan sosial lainnya.

Di bidang lingkungan hidup dan pengelolaan kawasan berkelanjutan, Bangka Tengah memiliki Mangrove, BASLING, KUMUH PATROL, ICOVER, MENAKSIR, SIFITRI, Bank Sampah BERTAMBAH, Bank Sampah Besauh Maju, Gelasa, KURAU, SIP Koba, Serasi Bateng serta berbagai inovasi pengelolaan lingkungan lainnya.

Sektor ekonomi kreatif, UMKM dan pariwisata juga berkembang pesat melalui inovasi Pesan Abang, BEKECAK, Bangka Tengah Berqurban, Bangka Tengah Travelpedia, Sipandan, Infasol, Festival NgabubuArt, Fab City Bangka Tengah, KU-BEGAYA, Ranting Emas, SI-KEMBANG MERAH, Natak Wisata, Agrowisata Durian Bukit Nek Ayam, Lagu Mars Bangka Tengah, KIOS Maritim, Laku Banget, Kawan Yo Gi Pelesir dan Teman Chatting.

Sementara itu sektor kelautan dan perikanan diperkuat melalui inovasi DAYANG MESRA, Fishcare, PAKAN RAKYAT, SI ABANG TAMPAN, SIDOLPIN, SIPELIKAN, Jempol Ikan, AKURAT, ARUMI, Bang Ayi, PNS KEREN, Pembenihan, KAWAN YO GI PELESIR, KIOS MARITIM dan TEMAN CHATTING.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan