BangkaBeritaDaerahDPRD Babel

Imam Wahyudi Temui Warga Baturusa, Aspirasi Mengalir dari Jalan Rusak, Sampah, hingga CSR Perusahaan

BANGKA, INLENS.id — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Komisi III, Imam Wahyudi, S.IP, menggelar kegiatan reses di Balai Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Minggu pagi (18/01/2026). Reses ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan nyata yang selama ini menghambat pembangunan desa.

Di hadapan seratusan warga yang hadir, Imam menegaskan bahwa reses bukan sekadar forum menampung keluhan, tetapi harus menjadi pintu masuk penyelesaian masalah.

“Reses ini bukan hanya mendengar aspirasi, tapi bagaimana masalah itu kita carikan jalan keluar. Kami di DPRD harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Imam.

Salah satu persoalan krusial disampaikan Ketua Adat Baturusa, Iswanto, terkait kondisi jalan di Dusun III Komplek Plaben. Jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer itu yang informasinya aset itu baru dilepas dan diserahkan oleh PT Timah ke Pemda Bangka yang hingga kini belum diaspal, meski telah digunakan masyarakat selama puluhan tahun.

Selain itu, warga juga mengeluhkan jalan lingkar dalam Desa Baturusa yang terakhir dibangun pada 2012 dan kini mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Baca juga  Ratusan Pokir DPRD Babel Belum Terakomodir, Pemprov Janji Prioritaskan Program Mendesak

Meski kewenangan pembangunan jalan berada di ranah Pemerintah Kabupaten Bangka, Imam menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut.

“Walaupun ini ranah kabupaten, saya tidak akan lepas tangan. Kita follow up, kita komunikasikan, dan kita kawal,” ujarnya.

Tak hanya infrastruktur, aspirasi di bidang sosial juga mengemuka. Imam menerima usulan bantuan kacamata baca bagi lansia, serta pengembangan potensi pariwisata Sungai Baturusa dan Air Batu.

Menanggapi hal itu, Imam mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk bergerak bersama melalui regulasi desa.

“Segera buat pertemuan pemuda, BPD, dan Pemdes. Susun Perdes agar potensi wisata bisa dikelola dan menghasilkan PADes. Ayo pemuda bangkit, kita bangun Baturusa legenda ini,” serunya.

Sebagai Ketua Pansus Persampahan DPRD Babel, Imam juga menyoroti persoalan sampah. Ia menyampaikan, Pemprov Babel telah menetapkan konsep TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) regional yang direncanakan dibangun di wilayah Sambung Giri, Merawang.

“Sampah harus dikelola dari rumah. Pisahkan organik dan non-organik. Pak Kades juga sudah menyiapkan tempat sampah di depan rumah warga, ini harus kita dukung,” imbaunya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles