Bangka BelitungBeritaDaerahOlahragaPangkalpinang

Sejumlah Cabor Protes Tak Masuk Porprov 2025, Minta Pemerintah dan KONI Babel Beri Ruang Berkeadilan

PANGKALPINANG, INLENS.id — Keputusan untuk hanya mempertandingkan 18 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Tahun 2025 di Pangkalpinang menimbulkan kekecewaan di kalangan para atlet dan pengurus sejumlah cabor yang tidak masuk daftar resmi.

Dari data yang diterima, cabor yang dipastikan dipertandingkan antara lain: atletik, pencak silat, menembak, taekwondo, renang, bulutangkis, karate, tenis, bola basket, sepak bola putra, biliar, catur, drum band, panahan, bola voli/voli pasir, tinju, balap sepeda, dan gulat.

Namun, terdapat catatan bahwa biliar dan bola voli/voli pasir baru akan diikutsertakan jika menggelar Kejurda atau Kejurprov pada tahun 2025.

Sementara itu, sejumlah cabor lain seperti tenis meja, panjat tebing, wushu, sepak takraw, dan barongsai menyatakan keberatan lantaran tidak mendapat kesempatan tampil di ajang olahraga terbesar di Bangka Belitung itu, kendati ada beberapa cabor sudah melaksanakan kejurda namun tetap tidak terdaftar sebagai peserta di PORPROV VII.

Baca juga  Direktur dan PJO CV Tiga Saudara Ditahan, Pengusutan Tambang Pondi Kian Meluas

Sabtu malam, 18 Oktober 2025, para pengurus cabor yang tidak dilibatkan dijadwalkan berkumpul di Café 86 Semabung, Pangkalpinang. Pertemuan tersebut akan menjadi langkah awal untuk menyusun sikap bersama dan mengajukan audiensi resmi kepada Gubernur, DPRD Babel, dan KONI Babel, serta tembusan ke KONI kabupaten/kota se-Bangka Belitung.

Ketua FOBI Babel yang juga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mehoa, mengaku menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya, olahraga adalah ruang pembinaan dan kebanggaan daerah, bukan sekadar hitungan anggaran.

1 2Laman berikutnya

Related Articles