Krisis BBM Babel Jadi Sorotan Ulama, DPRD Panggil Pertamina, Kapolda dan Pemilik SPBU

“Kami sudah memetakan kendala-kendalanya. Ke depan kita tidak fokus mencari masalah, tetapi mencari solusi. Jika masalah ini terus dibiarkan, saya khawatir akan berpotensi menjadi masalah sosial di Bangka Belitung,” tegasnya.
Sebagai langkah nyata, DPRD Babel telah mengagendakan rapat koordinasi bersama pihak-pihak terkait, mulai dari General Manager (GM) Pertamina, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, jajaran pemerintah daerah (eksekutif), hingga seluruh pemilik SPBU se-Bangka Belitung.
Rapat pemanggilan seluruh pemangku kepentingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis (09/11) pukul 13.00 WIB di Ruang Banmus DPRD Babel.
Didit berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah preventif serta kepastian hukum dan regulasi agar krisis antrean BBM di Bangka Belitung tidak kembali berulang.
“Pemerintah Daerah, DPRD, dan Pertamina harus segera menyelesaikan ini bersama-sama. Harapan kita, pada hari Kamis nanti sudah ada kepastian langkah-langkah preventif sehingga masalah ini tidak terjadi lagi di Bangka Belitung,” pungkasnya. (**)




