BeritaDaerahHukum dan KriminalPangkalpinangPolda BabelPolresta PangkalpinangTeknologiTimah

Misteri! Tailing 18 Ton Diduga Meluncur ke Lapak Bujang dengan Pengawalan Satgas

“Tidak ada satu pun yang menyimpan nomor Pak Bujang,” klaimnya, sebuah jawaban klise yang kerap muncul dalam bisnis remang-remang seperti ini.

Dugaan keterlibatan aparat berbaju hijau langsung direspons cepat oleh otoritas setempat. Komandan Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya wilayah Bangka Belitung, Letkol Cpm Rivan Bagus Widhitta, langsung menerjunkan timnya ke lokasi begitu mendapat laporan.

Hasilnya? Plang berlogo PM tersebut langsung dicopot paksa. Menurut Letkol Cpm Rivan, atribut tersebut murni residu masa lalu dan tidak ada kaitannya dengan bisnis tailing yang sedang berjalan.

“Plang tersebut merupakan lambang organisasi bela diri Taekwondo yang dahulu (sekitar tahun 2021) pernah bekerja sama dengan Subdenpom Bangka dalam kegiatan olahraga. Hubungannya hanya sebatas rekan dan binaan,” tegas Rivan.

Ia memastikan saat ini sudah tidak ada sangkut paut apa pun antara Denpom Bangka dengan aktivitas di lahan tersebut.

Baca juga  Misteri Truk BN 872X XL Melenggang Keluar Pelabuhan Tanpa Diperiksa, Dirpolairud: Saya Belum Terima Laporan

Meski urusan plang militer telah klir, substansi perkara justru baru dimulai. Publik kini menanti ketegasan aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk menguliti legalitas aktivitas di Selindung tersebut.

Bukan tanpa alasan, selain muatan 18 ton yang datang misterius di malam hari, di lokasi tersebut diduga kuat mengoperasikan fasilitas meja goyang (alat pemisah konsentrat timah) tanpa izin resmi.

Hingga berita tayang, jurnalis masih terus berupaya mengejar konfirmasi dari Komandan Tim (Dantim) Satgas Wilayah Sampur guna mengklarifikasi dugaan pengawalan armada 18 ton tailing tersebut.

Satu yang pasti, 18 ton tailing tidak mungkin bergerak sendiri di kegelapan malam tanpa ada tangan kuat yang melapangkan jalannya.

(3doy/Tim)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles