TP2DD Bangka Tengah Disorot, Algafry Target Naik Peringkat se-Sumatera

BANGKA TENGAH, INLENS.id – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, memberi sorotan tajam terhadap capaian digitalisasi daerah yang dinilai masih jauh dari target. Ia meminta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bergerak lebih cepat, terutama dalam mendorong optimalisasi transaksi non-tunai dan penerimaan pajak daerah.
Menurut Algafry, posisi Bangka Tengah yang masih berada di kisaran peringkat 32 hingga 33 se-Sumatera menjadi catatan serius yang harus segera dibenahi pada tahun 2026.
“Di tahun 2026 ini harus ada peningkatan. Setidaknya kita berada di atas daerah lain. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak? Kalau ada kekurangan, kita perbaiki,” tegas Algafry, Selasa (21/4/2026).
Ia menilai keberhasilan digitalisasi daerah tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat mau menerima dan memanfaatkan teknologi pembayaran non-tunai.
Untuk itu, Algafry menginstruksikan para camat agar menjadi ujung tombak sosialisasi penggunaan pembayaran digital di tengah masyarakat.
“Kita ingin meningkatkan kemauan masyarakat untuk memanfaatkan digitalisasi ini supaya pembayaran non-tunai mulai semarak di Kabupaten Bangka Tengah. Para camat sudah kami instruksikan untuk kembali menyosialisasikan pemanfaatan pembayaran non-tunai,” ujarnya.




