Bangka SelatanBeritaDaerahTimah

Babak Baru: Mabes Polri Turun, Rumah Aho Disasar dalam Skandal Timah Bangka Selatan

BANGKA SELATAN, INLENS.id – Genderang perang terhadap sengkarut tata kelola timah ilegal tampaknya memasuki babak baru yang lebih panas.

‎Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan resmi menahan 10 direktur CV mitra kemarin, kini giliran kediaman pengusaha berinisial Aho yang menjadi pusat perhatian.

‎​Pantauan langsung di lapangan pada Kamis (19/02/2026) menunjukkan aktivitas tak biasa di kediaman mewah tersebut.

‎Deretan mobil hitam yang diduga kuat membawa personel dari Mabes Polri dengan pendampingan Polda Bangka Belitung, tampak terparkir rapat sejak siang hari.

‎Penjagaan ketat diberlakukan di area gerbang; awak media yang mencoba mendekat pun diminta menjauh oleh petugas tanpa rincian agenda yang jelas.

‎​Operasi jemput bola ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Kehadiran tim dari markas besar kepolisian ini ditengarai bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya pendalaman untuk menguliti rantai distribusi, aliran dana, hingga dugaan pencucian uang dari hasil tambang rakyat di wilayah IUP PT Timah.

‎​”Ada beberapa mobil yang parkir dari tadi, sepertinya ada tamu penting dari kepolisian,” ujar salah satu warga kepada wartawan.

‎​Kehadiran Mabes Polri di markas Aho seolah mengirim pesan tegas bahwa penyidikan tidak akan berhenti di level kaki tangan atau administratif semata.

‎Sinergi antara pusat dan daerah ini mengindikasikan adanya instruksi khusus untuk menuntaskan kasus yang merugikan negara hingga triliunan rupiah tersebut sampai ke akar-akarnya.

‎​Jika sebelumnya fokus tertuju pada para direktur boneka, kini bidikan penyidik mulai menyentuh para pemain besar yang diduga menjadi aktor utama di balik layar.

‎Isu keterlibatan pihak luar yang selama ini “memayungi” praktik ilegal di Bangka Selatan pun kini kembali mencuat ke permukaan.

‎​Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi masih tampak terjaga ketat. Pihak kepolisian gabungan di lokasi memilih untuk tidak memberikan keterangan apapun terkait rangkaian penggeledahan atau pemeriksaan yang sedang berlangsung di dalam rumah.

‎​Upaya konfirmasi kepada pihak Aho maupun keterangan mendetail dari tim penyidik masih terus diupayakan oleh awak media yang bertahan di luar perimeter. (Red/BE).

Baca juga  Peringati HUT Bhayangkara ke-79, Ustadz Kurnia Harapkan Polri Terus Lindungi Masyarakat

Related Articles