Keluarga WS Angkat Bicara, Tegaskan Tak Ada Pelarian dan Intimidasi terhadap Korban

“Kami datang tidak membawa oknum berpangkat. Kami meminta bantuan perangkat desa sebagai mediator untuk berbicara secara kekeluargaan. Tidak ada paksaan apa pun,” jelasnya.
Lebih lanjut, TS menegaskan pihak keluarga juga telah menyampaikan permohonan maaf dalam pertemuan tersebut. Ia membantah tudingan bahwa keluarganya tidak meminta maaf atau bersikap tidak sopan.
“Kami juga meminta maaf. Hal ini bisa ditanyakan langsung kepada tokoh masyarakat setempat yang ikut dalam pertemuan. Justru kami yang dibentak, namun sedikit pun kami tidak mengeluarkan kata-kata kasar,” katanya.
Menanggapi tuduhan intimidasi dari pihak keluarga korban, TS mempertanyakan bentuk intimidasi yang dimaksud. Ia menegaskan tidak ada komunikasi yang bersifat mengancam, baik secara verbal maupun nonverbal.
“Kami ingin tahu intimidasi apa yang dimaksud, karena kami tidak berkomunikasi apa pun dengan keluarga korban. Kalau pun ada, hanya berupa pesan pribadi untuk mengajak berbicara secara kekeluargaan,” tutup TS.




