Dari Lampu Jalan hingga Cuci Darah, Warga Sampaikan Keluhan ke Pahlivi dan Mulyadi Anggota DPRD Babel

Ia berharap seluruh masukan warga dapat dibahas di DPRD dan dicarikan solusi terbaik melalui kebijakan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Nibung, Astiar, turut menyampaikan keluhan terkait infrastruktur desa dan layanan kesehatan, khususnya keterbatasan alat cuci darah di RSUD H. Abu Hanifah.
“Kami menyampaikan persoalan lampu penerangan jalan desa, akses jalan, hingga terbatasnya fasilitas cuci darah di RSUD Abu Hanifah,” kata Astiar.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas tersebut membuat warga harus dirujuk ke Pangkalpinang untuk menjalani cuci darah.
“Kami mendapat informasi alat cuci darah di RSUD Abu Hanifah masih sangat terbatas, sehingga warga terpaksa ke Pangkalpinang,” jelasnya.
Astiar berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Bangka Belitung.
“Kami berharap persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.




