BeritaDaerahDPRD BabelPangkalpinang

DPRD Babel Warning! Jembatan Emas Tak Boleh Dibiarkan Berlarut-larut

PANGKALPINANG, INLENS.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, mendesak pemerintah daerah segera mengambil keputusan teknis terkait kondisi Jembatan Emas Pangkalpinang yang hingga kini belum berfungsi optimal.

Menurut Edi, kebijakan tidak mengoperasikan sistem buka–tutup jembatan masih bisa dipahami, mengingat tingginya biaya operasional dan perawatan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Secara realistis, kemampuan anggaran kita memang terbatas. Jika harus mengoperasikan mekanisme buka–tutup dengan biaya besar, tentu akan membebani APBD,” ujarnya, Sabtu (15/3/2026).

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Sebagai infrastruktur strategis, Jembatan Emas memiliki peran vital dalam konektivitas wilayah.

Edi mendorong pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh, melibatkan DPRD, dinas PUPR, serta balai teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca juga  Sampaikan Tiga Rapenda Ke DPRD, Gubernur Hidayat Arsani Tegaskan Arah Pembangunan Bangka Belitung

Ia menyebut, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah perubahan desain konstruksi, seperti menaikkan elevasi jembatan atau mengubah bentuk menjadi melengkung, sehingga tidak lagi bergantung pada sistem buka–tutup.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta aktif mencari dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat, salah satunya melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah.

“Yang terpenting, jembatan ini bisa segera diperbaiki dan kembali difungsikan,” tegasnya.

Edi menambahkan, keberfungsian Jembatan Emas sangat penting dalam mendorong pengembangan kawasan timur Pulau Bangka, termasuk memperkuat akses menuju RSUP Dr. (H.C.) Ir. Soekarno.

“Ini bukan sekadar soal jembatan, tetapi menyangkut konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” pungkasnya.

Related Articles