DPRD Babel Kawal Aspirasi Penambang, PT Timah Siap Cari Solusi Timah Sitaan dan Tindak Pelaku Intimidasi

PANGKALPINANG, INLENS.id – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfasilitasi penyelesaian dua persoalan yang dikeluhkan penambang rakyat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Aliansi Tambang Rakyat (ATR) Babel dan PT Timah, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen PT Timah untuk menindaklanjuti penyelesaian timah sitaan yang masih dititipkan di perusahaan serta membuka saluran pengaduan khusus bagi masyarakat yang menjadi korban dugaan intimidasi.
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menyampaikan pertemuan ini membahas dua isu utama yang menjadi sorotan para penambang rakyat.
“Ada dua agenda. Pertama, para aliansi tambang rakyat mempertanyakan status timah yang tertangkap. Ada yang sudah disita 6 bulan, bahkan ada yang sudah mencapai satu tahun. Memang diakui oleh PT Timah bahwa barang tersebut saat ini dititipkan di pihak mereka,” ucapnya.
Alhamdulillah, hari ini Pak Dir Ops PT Timah Handy Geniardi hadir dan berkomitmen akan menyelesaikan masalah ini bersama para pemilik timah tersebut. Mereka juga meminta data lengkap, dan PT Timah berjanji akan mencari solusi terbaik,” ujar Didit usai memimpin rapat, Selasa (4/8/2026).
Oknum Pengintimidasi Akan Ditindak, Disiapkan Saluran Aduan Khusus
Agenda kedua merespons laporan adanya oknum yang diduga mengintimidasi, menakut-nakuti, hingga mendatangi rumah warga terkait permasalahan timah. Didit menegaskan hal ini sangat merugikan dan mencekam para penambang rakyat.




