BeritaPangkalpinangPemprov Babel

Klarifikasi Soal Situs babelprov.go.id, Diskominfo Babel Sebut Pemeliharaan dan Pengembangan Sistem

PANGKALPINANG, INLENS.id – Menanggapi kekhawatiran publik terkait tidak dapat diaksesnya situs resmi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (babelprov.go.id), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel memberikan klarifikasi resmi.

‎Melalui Kepala Bidang E-Government dan Statistik, M. Erisco Nurrahman, Diskominfo menegaskan bahwa situs tidak mengalami suspend, melainkan sedang dalam proses pemeliharaan dan pengembangan sistem yang telah dijadwalkan dan disiapkan sebelumnya.

Gencarnya Berita terkait Wagub, Web babelprov.go.id Mendadak Suspend
Tangkapan layar web babelprov.go.id tersuspended. Sumber: babelprov.go.id

‎“Kami tegaskan, tidak ada suspend oleh pihak eksternal maupun penyedia hosting. Seluruh pengelolaan website, termasuk server dan domain, ada di bawah kontrol penuh Diskominfo melalui data center milik Pemprov sendiri. Saat ini situs dalam proses pembaruan sistem dan penataan konten agar lebih optimal,” ujar Erisco kepada INLENS.id, Rabu (21/05/2025).

‎Lebih lanjut, Erisco menjelaskan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menambah fitur-fitur baru yang akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, sekaligus meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan pengguna.

“Ini memang kami sedang dalam tahap pengembangan sistem karena website babelprov akan dilengkapi fitur baru yang memudahkan masyarakat, termasuk sisi aksesibilitasnya. Website ini akan tampil lebih informatif, responsif, dan inklusif,” tambahnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur pembiaran dalam proses ini. Diskominfo tetap aktif melakukan koordinasi dengan tim teknis, karena pengembangan sistem berbasis digital memerlukan waktu dan tahapan.

‎“Nggak ada pembiaran. Kami terus berkoordinasi dengan tim teknis. Pengembangan sistem baru tentu membutuhkan waktu dan proses. Dan itu sudah kami sampaikan pemberitahuannya sebelumnya,” kata Erisco.

‎Menurutnya, masa maintenance diperkirakan berlangsung selama 2 hingga 3 minggu, dan seluruh prosesnya sudah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) serta tahapan pembangunan sistem berbasis metode SDLC (System Development Life Cycle) yang berlaku.

Baca juga  JMSI Babel Pertanyakan Penyidikan Lanal Terkait Pasir Timah 47 Ton

‎Terkait tampilan halaman “Account Suspended” yang sempat muncul, Erisco menyebutnya sebagai kesalahan tampilan teknis sementara yang langsung dikoreksi.

‎“Pesan itu bukan berarti disuspend sungguhan. Itu hanya tampilan default yang muncul di saat proses transisi sistem. Setelah kami identifikasi, langsung disesuaikan dengan banner informasi ‘Sedang Maintenance’ untuk memberi tahu bahwa website sedang dalam proses pengembangan,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles