
Ia menegaskan bahwa strategi pemberantasan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga pemangku kepentingan ekonomi.
“Kita tidak hanya menjaga keamanan, kita juga mengawal agenda strategis negara. Kalau ada yang mencoba mengacau, kami pastikan tidak akan diberi napas,” ucapnya.
Tak hanya itu, Sigit juga menyerukan kesiapsiagaan seluruh jajaran menghadapi potensi bencana alam. Ia menekankan, Polri harus menjadi garda terdepan dalam setiap situasi krisis.
“Kita harus jadi representasi negara. Siapkan peralatan, personel, dan segala sarana. Saat bencana datang, kita tidak boleh lambat,” katanya.
Dengan suara tegas, Jenderal Sigit menutup arahannya dengan pesan yang jelas: Polri tidak akan tinggal diam ketika negara dan rakyatnya diganggu.




