Bangka SelatanBeritaHukum dan KriminalPolres Basel

Pengusaha Toboali Laporkan Anggota DPRD Babel atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Aming juga menyebut bahwa FJ bukan bagian dari rapat kesepakatan iuran para CV. Namun belakangan diketahui, FJ ternyata merupakan pendana dari salah satu CV yang terlibat, yang memunculkan dugaan adanya konflik kepentingan. “Saya dapat informasi bahwa FJ adalah pemodal salah satu CV dari direktur CV itu sendiri,” ujar Aming.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Raja Taufik Ikrar Buntani membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan tengah memverifikasi seluruh keterangan. “Benar, sudah ada laporan masuk. Namun kami masih akan mendalami dan memverifikasi konteks kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, FJ dalam sejumlah pemberitaan media online mengklaim bahwa tuduhannya berdasarkan informasi yang ia terima dari sejumlah pihak yang ia anggap kredibel. Ia mengaku menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat untuk memastikan tidak ada beban yang merugikan mitra-mitra usaha di sektor pertambangan.

Baca juga  DPRD Babel Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Gubernur Baru

“Saya sebagai anggota dewan hanya menindaklanjuti informasi dugaan adanya pungutan yang tidak sesuai. Ini bagian dari pengawasan,” kata FJ dikutip dari media.

Aming menyatakan akan melanjutkan langkah hukum dan tengah mempertimbangkan untuk melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPRD Babel. “Kalau ini menyangkut etika sebagai wakil rakyat, maka saya juga akan bawa ke MKD. Apalagi ada dugaan keterlibatan oknum dewan dalam aktivitas tambang,” tutup Aming.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles