
Hari ini, Minggu (20/4), Zakia bertolak ke Jakarta didampingi ibundanya, Ira Esmeralda—seorang penulis dan pembaca puisi yang juga dikenal memiliki segudang prestasi. Ira mengungkapkan rasa syukur sekaligus kerendahan hatinya atas pencapaian putrinya.
“Kami menganggap ini sebagai ujian, bukan hanya kebahagiaan. Ini tanggung jawab besar sebagai penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia,” ujar Ira.
Ia berharap keikutsertaan Zakia dalam acara ini bisa menginspirasi anak-anak seusianya, khususnya di Bangka Belitung, untuk lebih mengenal perjuangan Kartini dan menumbuhkan semangat berkarya.
“Ini bagian dari tugas Zakia. Semoga ia bisa memahami dan menyampaikan semangat Kartini kepada anak-anak lainnya,” tambahnya.
Peringatan Hari Kartini 2025 ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional dari Swargaloka, menjadikannya ajang yang kaya akan nilai budaya dan inspirasi.




