
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, ketersediaan pupuk bersubsidi menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung terhadap hasil panen dan kesejahteraan petani. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus berupaya memperbaiki sistem pendataan dan distribusi agar pupuk bersubsidi benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan.
“Kami akan memastikan bahwa pendistribusian pupuk bersubsidi ini berjalan sesuai regulasi dan diawasi dengan ketat. Dengan begitu, para petani tidak akan mengalami kelangkaan pupuk di tengah musim tanam,” kata Kepala Dinas Pertanian.
Selain itu, pemerintah juga mengajak para petani untuk lebih aktif dalam melaporkan jika terjadi kendala dalam penerimaan pupuk bersubsidi. Hal ini penting agar langkah cepat dapat diambil guna mencegah kelangkaan dan penyalahgunaan pupuk bersubsidi.
Dengan diadakannya rakor ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam menciptakan sistem distribusi pupuk yang lebih efektif dan efisien, sehingga sektor pertanian di Kabupaten Bangka dapat berkembang lebih baik dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.




