Projo Desak Kejaksaan Terus Selidiki Aliran Dana Kerja Sama Mangkol

Dari enam perjanjan kerja sama yang dimintakan audit itu, sejauh ini baru perjanjian kerja sama pendirian tower BTS XL yang mencuat ke publik.
“Adanya transferan sebesar Rp581 juta ke rekening salah seorang honorer DLH Bangka Tengah, membelalakkan mata publik, kalau ada objekan cuan di Mangkol,” kata Ketua Projo Bangka Tengah, Abie Ridwansyah, Kamis (13/2/2025).
Menariknya, selain tower XL, ada satu lagi pendirian tower BTS yang juga diduga ada aliran dana masuk dalam proses pendiriannya. BTS yang disebutkan milik Indosat ini, juga telah telah dimintakan audit kepada Inspektorat. BTS ini berdiri dengan nomor kerja sama 522/181/PKS/DLH/2017 tertanggal 24 Juli 2017 yang berlaku selama 10 tahun.
“Tower yang ini sepertinya juga berbayar. Nah ini perlu dicari ke mana aliran uangnya mengalir. Kami minta APH untuk terus bergerak menelusuri alirannya,” ujar Abie Ridwansyah.
Sementara itu, dari data yang ditunjukkan ke INLENS.id, selain tower XL dan Indosat yang dimintakan audit perjanjian kerja samanya, empat kerja sama lainnya adalah dengan Paroki St Bernadeth, Indosiar, Alobi, dan Yayasan Bhakti Mangkol. (Don)




