Hasil Visum: Nelayan yang Ditemukan di Pantai Sadai Tidak Mengalami Kekerasan

Sebelumnya, warga sekitar dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang mengambang di perairan pantai pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasi penemuan berada di perbatasan Desa Sadai dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai. Setelah dilakukan identifikasi awal, jenazah tersebut diduga kuat adalah Edisufiyanto.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar pantai. Menyusul laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Damkar Kabupaten Bangka Selatan dan Basarnas segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Bangka Selatan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho, mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melaut. “Kami mengimbau agar nelayan selalu memperhatikan kondisi cuaca dan kesehatan sebelum berangkat. Jika ada keluhan kesehatan, sebaiknya ditunda dulu demi keselamatan,” katanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait peristiwa ini, meskipun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban pun telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para nelayan dan masyarakat pesisir untuk lebih waspada serta melapor jika ada anggota keluarga yang hilang saat melaut.




