Tak Tersentuh Hukum, Joko Kundi Diduga Otak Penyelundupan Timah ke Malaysia hingga Tambang Ilegal DAS Kampak Jebus

BANGKA, INLENS.id – Nama Joko Dabok alias Joko Kundi belakang an menjadi buah bibir. Di lingkaran bisnis timah ilegal Joko Kundi terbilang rakus.
Bagaimana tidak, selain aktif melakoni bisnis penyelundupan pasir timah lintas negara, Joko Kundi juga menjadi aktor intelektual tambang ilegal di DAS Kampak, Jebus Kabupaten Bangka Barat.
Kendati punya peran vital di lingkaran bisnis timah ilegal, namun sampai saat ini Joko Kundi belum tersentuh hukum.
Belakang nama Joko Dabok atau Joko Kundi berseliweran di platform media Bangka Belitung. Dari penyelundupan menggunakan kapal kayu hingga kapal hantu dilakoninya.
Joko ditengarai sebagai dalang sekaligus otak dibalik penyelundupan 12 ton pasir timah di perairan Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2026) lalu.
Tujuh anak buah Joko Dabok, berhasil diamankan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di perairan Natuna, dari atas kapal hantu high speed craft (HSC) tanpa nama.
Ini bukan kali pertama Nama Joko Dabok atau Joko Kundi terseret kasus penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia.
Tahun lalu, tepatnya Kamis (15/5/2025) silam, Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung, berhasil mengamankan 20 timah ilegal tujuan Malaysia.
20 ton pasir timah tersebut ditangkap dari perairan dusun Pait, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok.
Dari atas kapal kayu KM Laut Biru V itu itu polisi turut mengamankan dua bendera Malaysia dari tangan ABK.
Tangkapan 20 ton timah selundupan tersebut turut menyeret nama Joko Dabok alias Joko Kundi.
Menurut sumber internal aksi penyelundupan pasir timah ke Malaysia sudah sering dilakukan Joko. Namun mirisnya, aksi penyelundupan pasir timah Joko Dabo baru tercium polisi, Kamis (15/5/2025) dini hari silam
“Sudah sering,” kata sumber jejaring media ini.




