Tak Tersentuh Hukum, Joko Kundi Diduga Otak Penyelundupan Timah ke Malaysia hingga Tambang Ilegal DAS Kampak Jebus

Beberapa hari lalu, nama Joko Dabok alias Joko Kundi kembali dikaitkan dengan penangkapan 12 ton pasir timah selundupan di perairan Natuna, Kepulauan Riau.
Kendati namanya Santer di pergunjingankan, sampai saat ini Joko Kundi belum tersentuh hukum. Termasuk aktivitas tambang ilegal di DAS Kampak, Jebus.
Hingga berita ini dipublikasikan, jejaring media ini tengah berupaya melayangkan konfirmasi ke Joko Kundi.
Menyingkap Jalur Tikus Penyelundupan Timah Joko Kundi
Untuk memuluskan bisnis penyelundupan pasir timah ke Negeri Jiran Malaysia, Joko Dabok alias Joko Kundi, memiliki sejumlah kaki tangan.
Salah satunya Aheng, yang dipercaya Joko Kundi sebagai Kordinator Lapangan (Korlap) saat proses loading pasir timah yang akan diselundupkan ke atas kapal.
“Korlap aktivitas penyelundupan itu Aheng,” kata sumber terpercaya jejaring media ini
Selain korlap, tercatat Joko Kundi juga memiliki sejumlah titik loading dalam aktivitas penyelundupan pasir timah. Mulai dari Sungai Menduyung, dermaga nelayan hingga belakang gudang ikan disebut sebagai kordinat loading bisnis penyelundupan pasir timah Joko Kundi.
“Kalau korlapnya Aheng. Kalau loading atau muat barang ada beberapa tempat. Sungai Menduyung, dari dermaga nelayan belakang gudang ikan,” kata sumber redaksi jejaring media belum lama ini.
Dari Dusun Anyai, Desa Kundi titik kordinat loading timah selundupan juga berlangsung ke arah Bukit Terak sebelum Sukal.
” Kordinat lain masuk dari depan Madrasah Bukit Terak arah ke Sukal, tetapi sebelum Sukalnya,”pungkas Sumber.(tim)




