BangkaBeritaDaerah

Desa Berbura Perkuat Komitmen Desa Sadar HAM, Warga dan Aparatur Satukan Langkah Lindungi Hak Masyarakat

BANGKA, INLENS.id — Pemerintah Desa Berbura bersama Penggerak HAM Berbura memperkuat komitmen mewujudkan Desa Binaan Sadar HAM melalui sosialisasi nilai-nilai hak asasi manusia yang melibatkan aparatur desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga unsur pariwisata. Kegiatan yang digelar di Balai Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kamis (3/9/2026), menjadi langkah nyata membangun kesadaran bersama bahwa pemenuhan HAM merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Desa Berbura beserta jajaran, Kepala Bidang Instrumen dan Diseminasi HAM (IDP) Kantor Wilayah Kementerian HAM Kepulauan Bangka Belitung bersama tim, Penggerak HAM Berbura dan Desa Penyamun, BPD, RT, kepala dusun, Karang Taruna, PKK, kader pembangunan, unsur pariwisata, serta masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip dasar HAM, seperti kesetaraan, keadilan, non-diskriminasi, penghormatan terhadap martabat manusia, serta perlindungan hak setiap warga dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga  Kakanwil HAM Babel Ajak Pemuda Desa Daftar Rekrutmen Penggerak HAM 2026

Warga Dibekali Mekanisme Pengaduan HAM

Selain memperkenalkan nilai-nilai HAM, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme pendampingan dan penyampaian pengaduan apabila ditemukan dugaan pelanggaran HAM di lingkungan masyarakat.

Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberanian dan pemahaman warga untuk menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan pemenuhan hak dasar melalui mekanisme yang berlaku.

Dalam forum tersebut juga ditekankan bahwa keberhasilan program Desa Binaan Sadar HAM tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat.

Sinergi antara pemerintah desa, BPD, RT, kepala dusun, Karang Taruna, kader, tokoh masyarakat, pelaku pariwisata, dan Penggerak HAM dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan desa yang lebih inklusif dan responsif terhadap persoalan HAM.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan