Ratusan Bantuan Perikanan Digelontorkan, Pemprov Babel Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir

PANGKALPINANG, INLENS.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi pesisir.
Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana usaha perikanan tangkap dan perikanan budidaya oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Babel, yang digelar di halaman Kantor DKP Babel, Rabu (17/12/2025).
Bantuan tersebut diserahkan langsung di hadapan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Sekda Babel, serta jajaran kepala OPD terkait.
Program ini menyasar nelayan tangkap, pembudidaya ikan, hingga kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Plt Kepala DKP Provinsi Babel, Yopi Wijaya, menjelaskan bahwa bantuan ini memiliki tiga tujuan utama, mulai dari memperkuat kemampuan nelayan melaut hingga meningkatkan kualitas hasil perikanan.
“Yang pertama, bantuan mesin tempel 15 PK dan 18 PK bagi nelayan. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan daya jelajah kapal, karena saat ini area tangkapan semakin jauh dan nelayan harus beradaptasi dengan karakteristik perairan lepas pantai,” kata Yopi.
Menurutnya, peningkatan daya jelajah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penangkapan ikan, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.
Tujuan kedua, lanjut Yopi, adalah mendukung sektor perikanan budidaya melalui bantuan sarana produksi.
“Kami menyalurkan bantuan mesin pencetak pelet, mesin penepung pakan, genset, keranjang panen, hingga freezer. Ini untuk menunjang kelancaran kegiatan pembudidaya ikan air tawar dan air payau agar produktivitas meningkat, kualitas ikan lebih baik, dan hasilnya lebih tahan lama serta aman sampai ke pembeli,” ujarnya.
Sementara tujuan ketiga menyasar kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan melalui bantuan cool box berkapasitas 100 liter.
“Cool box ini sangat penting untuk menunjang kegiatan pengolahan hasil tangkapan, terutama menjaga mutu ikan sebelum dipasarkan,” tambah Yopi.
Dalam paparannya, Yopi merinci sasaran penerima bantuan yang telah melalui proses verifikasi dan validasi berjenjang, mulai dari kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.
Untuk perikanan tangkap, bantuan mesin tempel 15 PK dan 18 PK disalurkan kepada 22 koperasi nelayan dengan total 98 unit mesin.
Rinciannya, Kabupaten Bangka Tengah menerima 29 unit, Bangka Barat 10 unit, Bangka Selatan 26 unit, Kabupaten Belitung 3 unit, serta Kota Pangkalpinang 11 unit.
Sementara itu, bantuan sarana perikanan budidaya disalurkan kepada lima kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Belitung, berupa mesin pencetak pelet apung, mesin penepung pakan, genset, keranjang panen, dan freezer.
Adapun untuk sektor pengolahan dan pemasaran, DKP Babel menyalurkan 100 unit cool box kepada 11 kelompok, yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Untuk pembiayaan mesin tempel, freezer, dan sarana budidaya lainnya bersumber dari APBD Provinsi Babel. Sedangkan bantuan cool box ini berasal dari APBN melalui Kementerian KKP,” jelas Yopi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Babel dengan pemerintah pusat.
“Melalui sounding dan surat yang disampaikan Pak Sekda kepada Kementerian KKP, alhamdulillah Babel mendapat dukungan 100 unit cool box ini,” tutupnya.
Melalui program ini, Pemprov Babel berharap sektor kelautan dan perikanan semakin tangguh, produktif, serta mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir di tengah tantangan jarak tangkap yang semakin jauh dan persaingan pasar yang kian ketat.




