BeritaDaerahPangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Bukan Sekadar Musik, Prof Udin Sebut Dambus Bisa Bentuk Kepekaan dan Karakter Pelajar

Penggunaan instrumen dambus umumnya dipadukan dengan irama tabuhan gendang, tarian daerah, serta lantunan pantun. Kombinasi ini menuntut harmonisasi perasaan para pemainnya.

WhatsApp Image 2026 09 26 at 20.55.10

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Darwin, menegaskan bahwa program ini dirancang agar pelajar tidak asing dengan identitas lokalnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Kami ingin dambus kembali hidup dari lingkungan sekolah. Anak-anak tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga paham dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” kata Darwin.

WhatsApp Image 2026 09 26 at 20.55.11

Guna memperkuat rantai kelestarian tradisi, helatan ini juga menghadirkan Pagelaran Dambus 4 Generasi. Panggung tersebut mempertemukan para siswa dengan kelompok seni senior seperti Sanggar Rampai Bunyi, BTD Pedapuran, Mak Cikar, hingga Grup Rentak Dambus.

Baca juga  Prof Udin Andalkan Diplomasi dan Kolaborasi, CSR Tambang Bantu Warga Pangkalpinang

Darwin menyebut kolaborasi lintas generasi ini penting sebagai sarana transfer ilmu sekaligus bentuk apresiasi kepada para seniman gaek yang konsisten merawat keberadaan dambus.

“Pertemuan ini menjadi jembatan antara pelajar dengan para maestro. Kami juga memberikan penghargaan khusus kepada para musisi yang selama ini konsisten menjaga dambus tetap bergema,” pungkasnya. (**)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles